Beberapa Tahapan Keuangan yang Harus Kita Lalui Sebelum Akhirnya Mencapai Financial Freedom

Financial freedom
Financial freedom ialah situasi keuangan dimana kita bisa menikmati kehidupan kita atau gaya hidup kita sehari-hari dengan dibiayai oleh passive income dan portfolio income kita. Passive income ialah penghasilan pasif dengan kata lain penghasilan yang kita peroleh tanpa harus kita yang bekerja. Memangnya bisa ya? Bisa, dengan uang yang bekerja untuk kita. Caranya? Asset-asset kita lah yang menghasilkan uang untuk kita.

Sedangkan portfolio income ialah penghasilan yang kita peroleh dari capital gain, atau dari tingkat kenaikan asset portofolio kita. Yang termasuk ke dalam asset portofolio misalnya tanah dan asset kertas, seperti saham, obligasi ataupun reksadana.

Untuk mencapai  tahap kebebasan keuangan atau financial freedom tidak serta merta seperti membalikan telapak tangan. Banyak tahapan keuangan yang harus kita lewati. Jalan terjal nan berliku harus kita lalui tahap demi tahapnya. Itulah kenapa tidak semua orang mampu untuk mencapai financial freedom.

Financial freedom hanya untuk orang – orang yang memiliki konsistensi yang tinggi dalam mencapai tujuannya sedikit demi sedikit. 


Lantas tahapan keuangan apa saja yang harus dilalui untuk mencapai financial freedom? Kalau anda sudah siap untuk menuju kesana, berikut saya  akan ulas satu per satu tahapannya sebagai berikut :

1. Financial Deficit
Tahap yang pertama ialah financial deficit atau kesulitan keuangan. Pada tahapan ini dimana tingkat kebutuhan atau pengeluaran kita lebih tinggi dari pada pendapatan yang kita peroleh. Dalam kondisi ini dapat diibaratkan lebih besar pasak dari pada tiang. Contohnya, ketika pendapatan kita 2 juta rupiah sebulan, akan tetapi pengeluaran untuk kebutuhan kita bisa 3 juta rupiah.

Akibat dari kondisi ini, dapat membuat orang pinjam sana sini, baik itu pinjem ke saudara, teman atau bahkan meminjam uang ke Bank. Kalau seseorang sudah terjebak dalam kondisi seperti ini, orang tersebut akan terjebak dalam lingkaran utang secara terus menerus.

Ketika kita dalam kondisi financial deficit, yang harus kita lakukan ialah dengan menambah penghasilan kita. Baik itu penghasilan utama kita ataupun dengan menacari penghasilan tambahan.

2. Financial Sufficient
Financial sufficient ialah kondisi keuangan dimana tingkat pendapatan dan pengeluaran kita seimbang, atau dalam isitilah lain kondisi keuangan yang pas-pasan. Contohnya ketika kita memperoleh pendapatan senilai 3 juta rupiah dalam sebulan, tingkat pengeluaran kita pun sama yaitu sebesar 3 juta rupiah.

Dalam kondisi keuangan yang pas-pasan, sesorang hanya mampu memenuhi pengeluaran pada saat orang tersebut memperoleh pendapatan dalam periode yang sama. Dengan kata lain orang tersebut tidak bisa merencanakan atau mempersiapakan untuk pengeluaran pada bulan berikutnya.

Sama halnya dengan financial deficit, yang harus dilakukan saat dalam kondisi financial sufficient ialah dengan menanbah sumber pendapatan.

3. Financial Saving
Financial saving ialah kondisi dimana kita sudah mampu menyisihkan sebagian dari pendapatan kita untuk kepentingan menabung dan berinvestasi. Contonya disaat pendapatan kita 5 juta  rupiah dalam sebulan, kita bisa menyisihkan 1 juta rupiah untuk diinvestasikan, dan sisanya yang 4 juta rupiah digunakan untuk pengeluaran kita dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Makin tinggi penghasilan yang kita dapatkan, maka dana yang kita sisihkan untuk diinvestasikan pun akan semakin banyak. 

4. Financial Harvesting
Financial harvesting ialah kondisi dimana kita sudah mulai mendapatkan return atau imbal hasil dari investasi yang secara rutin kita lakukan pada tahapan sebelumnnya. 

Pada kondisi ini imbal hasil yang kita dapatkan jangan dulu kita ambil, tetapi sebaiknya imbal hasil atau return tersebut kita putar untuk diinvestasi kembali sampai nilai investasi kita makin lama masik menggunung.

5. Financial Freedom
Inilah tahap yang sudah kita nanti-nantikan, yaitu tahap kebebasan dalam keuangan atau financial freedom. Pada kondisi ini asset atau investasi kita sudah bisa mencukupi pengeluaran bulanan kita atau bahkan lebih. 

Pada kondisi ini kita sudah terbebas dari masalah keuangan, karena kasarnya pada saat tidur pun kita akan memperoleh penghasilan dari asset atau investasi yang kita miliki.

Itulah kelima tahapan penting yang harus kita lalui sebelum mencapai financial freedom. Saya tidak tahu dari tahap mana sekarang anda bisa memulainnya, mungkin masih berada pada tahap yang paling bawah (saya doakan semoga anda bisa mencapai financial freedom di kemudian hari) atau bahkan sekarang anda sudah mencapai financial freedom tersebut (saya turut merasa senang dan bersyukur atau pencapaian anda). 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Beberapa Tahapan Keuangan yang Harus Kita Lalui Sebelum Akhirnya Mencapai Financial Freedom"

Post a Comment